Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Bupati Sorong, Jan Pit, M.M. Hadir di Hari Ulang Tahun ke-10 Persatuan Wartawan Nasrani (Pewarna)

Tuesday 1 August 2023 | August 01, 2023 WIB | 0 Views Last Updated 2023-08-01T08:35:50Z

Jakarta, newsskri.com

Pewarna, Senin, 31Juli 2023,  merayakan ulang tahunnya yang ke10.
Acara dilaksankan di gedung DPR MPR RI Nusantara V dihadiri oleh Bupati Sorong, Jan Pit,MM.

Dalam pidatonya mengatakan bahwa Papua adalah miniatur Indonesia ,karena  disana ada berbagai macam suku dan agama. Di Papua dibangaun rumah kebhinneka.

Pemerintah menjamin dan mewujudkan nilai-nilai persatuan dan kesatuan keberlangsungan kehidupan masyarakat.
Kabupaten Sorong adalah salah satu kabupaten di Propinsi Papua Barat daya.
dalam sejarahnya dia adalah kabupaten tertua. Kabupaten ini telah melahirkan enam kabupaten kota dan telah diletakkan fondasi pemerintahan yang baik.

Generasi kepemimpinan saat ini. Kita harus membangun dan mewujudkan merjut dan memelihara melanjutkan nilai-nilai kebhinnekaan, toleransi, kerukunan dan toleransi.

Karena nilai- nilai toleransi itu adalah satu budaya gaya hidup bangsa kita dari sejak bangsa ini didirikan tokoh fonding father kita.

Dan kita generasi muda, hari ini harus mengisi dengan pembangunan, dan melanjutkan cita-cita negara untuk  mewujudkan persatuan dan kesatuan. Ini adalah salah satu pencapaian dan perlu kita lanjutkan dari cita-cita Soekarno Hatta bahwa Papua dan Kabupaten Sorong itu adalah miniaturnya Indonesia. Jadi harus dibangun kebhinekaan,

Kita beri apresiasi kepada Pewarna karena mewujudkan kegiatan yang penting dan strategis untuk menyatukan teman-teman se- profesi Jurnalis Nasrani melalui suatu wadah Perwarna sesuai dengan namanya pewarna itu memberi warna dari Sabang Sampai Merauke dari berbagai suku bangsa menyatukan dalam satu wadah bangsa Indonesia 
Jadi pewarna diharapkan mampu menjadi corong bagi jurnalis yang memberikan kecerdasan kepada masyarakat Indonesia dan Pancasila menjadi rumah kita semua, yang mengisi dan tinggal di rumah Pancasila ini.

 Kabupaten Sorong Barat ini ada enam agama yang diakui oleh negara tapi mereka hidup berdampingan rukun dan damai saling menghormati dan bertoleransi, harmonis.

Agama diibaratkan satu tungku 3 Batu walaupun dengan keyakinan yang berbeda-beda tetapi memiliki satu Tuhan. Sebagai negara kita harus mewujudkan Indonesia itu dalam satu wadah Pancasila. Jadi kita memiliki satu rumah Pancasila, sama-sama seperti kita di manapun juga diterima kita pun di Sorong menerima semua warga negara Indonesia dalam rumah Pancasila.

Jurnalis pewarna harus menjadi Garda terdepan dalam mewujudkan persatuan dan kesatuan yang rukun dan damai dalam satu visi bersama bahwa wartawan Nasrani ini menjadi bagian dari anak bangsa yang ikut mencerdaskan kehidupan berbangsa negara warga negara kesatuan Republik Indonesia.  

Kita adalah bangsa yang berbeda-beda suku agama ras tetapi bisa hidup berdampingan.  Perbedaan itu adalah kekayaan kekuatan kita karena pemimpin-pemimpin kita dari dulu sampai sekarang telah meletakkan dasar-dasar yang kuat. Kita sebagai generasi muda harus melanjutkan , mewujudkan kesejahteraan kesatuan kemakmuran.  Itu yang harus kita wujudkan sekarang.

 Sudah ada program pemerintah yaitu, Kampung terang, Kampung pintar, Kampung bicara, Kampung telekomunikasi, semua sudah terjangkau.
 Papua itu benar-benar merupakan miniatur bangsa sejati.

Mengenai kemiskinan di Indonesia ini masih relatif normatif artinya masih ada kantong-kantong kemiskinan yang ada di seluruh Indonesia. Kita harus meningkatkan income perkapita.

Kampung sudah ada listriknya kampung pintar kampung telekomunikasi Kampung bicara dan semua sudah terjangkau semua di Papua.  Dipastikan kesejahteraan itu masih normatif, semua kebijakan harus pro rakyat. Perlu komitmen pemimpin karena kantong-kantong kemiskinan itu masih ada.

 Bangsa ini membangun lapangan kerja, investasi supaya pendapatan atau income perkapita meningkat.

"Mengenai infrastruktur sudah menjangkau hampir semua wilayah yang tidak dijangkau, melihat dari yang tidak dilihat, dari kampung ke kampung dari kota ke kota pembangunan jalan dan jembatan hampir sudah merata.  Itu senua untuk mewujudkan cita-cita negara, membobolisasi manusia, barang dan jasa, supaya pertumbuhan kesejahteraan, ekonomi sesuai harapan masyarakat,"  tutup Jan Pit mengakhiri wawancaranya.
 Red  supriyadi(red)
×
Berita Terbaru Update