Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Redaksi halaman

gambar pantai

www newsskri.com. Pedoman Media Siber Kemerdekaan berpendapat, kemerdekaan berekspresi, dan kemerdekaan pers adalah hak asasi manusia yang dilindungi Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, dan Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia PBB. Keberadaan media siber di Indonesia juga merupakan bagian dari kemerdekaan berpendapat, kemerdekaan berekspresi, dan kemerdekaan pers. Media siber memiliki karakter khusus sehingga memerlukan pedoman agar pengelolaannya dapat dilaksanakan secara profesional, memenuhi fungsi, hak, dan kewajibannya sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik. Untuk itu Dewan Persbersama organisasi pers, pengelola media siber, dan masyarakat menyusun Pedoman

Iklan

Tag Terpopuler

PWI dan ORADO Kota Tangerang Gelar Literasi Domino, Ubah Stigma Judi Jadi Olahraga Prestasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | Oktober 28, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-10-28T15:03:10Z



Kota Tangerang,newsskri.com


Caption; PWI bersama ORADO Kota Tangerang menggelar literasi dan sosialisasi aturan pertandingan domino untuk menghapus stigma judi dan menyambut Turnamen Sumpah Pemuda 2026.


TANGERANG — Sekretariat Bersama (Sekber) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Tangerang bertransformasi menjadi arena edukasi yang meriah melalui kegiatan Sosialisasi Aturan Pertandingan dan Literasi Olahraga Domino, Rabu (28/10/2026). Langkah strategis ini digelar untuk menghapus stigma negatif masyarakat yang kerap mengaitkan permainan domino dengan praktik perjudian.

Dalam acara tersebut, Olahraga Domino (ORADO) Kota Tangerang turut menyerahkan satu meja standar resmi pertandingan sebagai bentuk apresiasi kepada PWI Kota Tangerang yang aktif menggaungkan domino sebagai olahraga prestasi.

Ketua Harian ORADO Kota Tangerang, Abdel Kalif, menegaskan bahwa lembaganya melarang keras segala bentuk taruhan dan memposisikan domino sebagai cabang olahraga rakyat yang aman dan diakui.

"ORADO melarang keras segala bentuk taruhan. Ini murni olahraga rakyat yang aman dan diakui. Domino bukan sekadar keberuntungan, melainkan membutuhkan strategi, konsentrasi tinggi, dan perhitungan matang," ujar Abdel Kalif di Sekber PWI Kota Tangerang, Rabu (28/10/2026).

Ia menjelaskan, domino bukan sekadar permainan yang mengandalkan keberuntungan. Dalam konteks olahraga, permainan ini membutuhkan kemampuan menyusun strategi, membaca situasi, mengingat susunan kartu atau keping yang telah dimainkan, serta mengambil keputusan secara cermat.



Abdel juga menilai olahraga domino berpotensi menjadi aktivitas positif bagi masyarakat dari berbagai kelompok usia, termasuk kalangan dewasa dan lanjut usia, karena melibatkan proses berpikir dan daya ingat.



Ia berharap semakin banyak masyarakat mengenal dan bergabung dengan ORADO sehingga olahraga domino dapat berkembang lebih luas.



“Harapannya, semakin banyak orang yang bergabung dengan ORADO dan olahraga ini semakin mudah diakses masyarakat. Domino juga bisa menjadi salah satu aktivitas untuk melatih daya ingat, terutama bagi masyarakat yang sudah memasuki usia menengah hingga lanjut usia,” ujarnya.


Pengembangan domino sebagai cabang olahraga masyarakat juga mendapat momentum setelah Pengurus Besar Olahraga Domino Nasional (PB ORADO) resmi menjadi anggota Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat.



Keputusan tersebut disampaikan dalam rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan Musyawarah Olahraga Nasional Luar Biasa (Musornaslub) KONI 2026 yang berlangsung di Pullman Jakarta Central Park, Kamis (21/5/2026).



Pengakuan tersebut menjadi salah satu landasan bagi pengembangan domino melalui sistem organisasi, aturan pertandingan, dan kompetisi yang lebih terstruktur.



Di Indonesia, domino telah lama dikenal sebagai bagian dari kehidupan sosial masyarakat. Permainan ini dapat dijumpai di berbagai lingkungan, mulai dari warung kopi hingga kegiatan komunitas. Namun, praktik taruhan di sejumlah tempat turut membentuk stigma negatif terhadap permainan tersebut.

Melalui pendekatan olahraga, ORADO berupaya mendorong perubahan cara pandang masyarakat dengan menempatkan aturan, disiplin, dan sportivitas sebagai unsur utama permainan. 
Sementara itu, Ketua Panitia Turnamen Domino PWI Kota Tangerang, Barus, menjelaskan bahwa sosialisasi ini merupakan rangkaian menuju Turnamen Domino PWI Kota Tangerang yang akan dihelat pada Sabtu (31/10/2026) mendatang.

"Melalui kegiatan literasi ini, kami ingin memberikan pemahaman yang lebih luas kepada masyarakat mengenai aturan pertandingan hingga nilai sportivitas. Ajang ini juga digelar untuk menyemarakkan Hari Sumpah Pemuda sekaligus mempererat silaturahmi insan pers dengan mitra kerja," kata Barus.

Inisiatif ini sekaligus menjadi bagian dari peran aktif Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) PWI Kota Tangerang dalam memperkenalkan cabang olahraga baru yang kini telah resmi terdaftar sebagai anggota KONI Pusat.( Safril ).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update