Bolmong,newsskri.com
Usulan pembentukan Provinsi Bolaang Mongondow Raya (BMR) semakin menguat. Wilayah yang mencakup Kabupaten Bolmong, Bolmut, Boltim, Bolsel, dan Kota Kotamobagu ini dinilai berpotensi melampaui dua provinsi pemekaran sukses sebelumnya: Gorontalo dan Maluku Utara
Luas ±7.676 km², penduduk ±636.660 jiwa. PDRB Rp28,9 triliun (15,6% Sulut), PAD 18,5% Sulut, IPM 70,67 — lebih tinggi dari rata-rata Sulut. Sektor unggulan:
- Pertambangan: Emas, nikel, tumbuh 7,65%
-Pertanian: Padi, kelapa, cengkeh, kakao — lahan 36.825 ha
-Perikanan: Pesisir luas, kaya sumber daya laut
.Pertumbuhan ekonomi Bolmut: 5,29% (2025), IPM 72,28
BMR punya basis ekonomi lebih beragampertanian, tambang, perikanan, hutan — dibandingkan Gorontalo (fokus pertanian) dan Maluku Utara (fokus tambang) saat awal. PAD sudah besar & beragam berpotensi tumbuh lebih cepat & mandiri.
Pemerintah Pusat ketat. Harus penuhi syarat: kemandirian fiskal, kesiapan SDM & infrastruktur, tata kelola bersih. Provinsi baru butuh biaya operasional sangat besar.
Bupati Bolmut Sirajudin Lasena: "Bolmut dikaruniai SDA melimpah di darat dan laut. Bagaimana kita mengelolanya untuk kesejahteraan rakyat?"
Tokoh masyarakat: "Bukan soal mau atau tidak, tapi SIAP atau TIDAK SIAP. Siap secara ekonomi, SDM, pelayanan. Kalau siap, BMR pasti maju dan mandiri."
BMR punya potensi SDA, PDRB, IPM yang kuat — melampaui Gorontalo & Maluku Utara di masa awal. Kunci: kesiapan, kejujuran, kerja keras. Jika terbentuk & dikelola baik, BMR berpeluang menjadi provinsi lebih hebat dari dua provinsi pemekaran sukses sebelumnya.( Ikmal Akbar ).


Tidak ada komentar:
Posting Komentar