Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Redaksi halaman

gambar pantai

www newsskri.com. Pedoman Media Siber Kemerdekaan berpendapat, kemerdekaan berekspresi, dan kemerdekaan pers adalah hak asasi manusia yang dilindungi Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, dan Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia PBB. Keberadaan media siber di Indonesia juga merupakan bagian dari kemerdekaan berpendapat, kemerdekaan berekspresi, dan kemerdekaan pers. Media siber memiliki karakter khusus sehingga memerlukan pedoman agar pengelolaannya dapat dilaksanakan secara profesional, memenuhi fungsi, hak, dan kewajibannya sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik. Untuk itu Dewan Persbersama organisasi pers, pengelola media siber, dan masyarakat menyusun Pedoman

Iklan

Tag Terpopuler

946 Calon Taruna Kemenhub Jalani Madatukar, Dibekali Karakter dan Kedisiplinan

Minggu, 09 Agustus 2026 | Agustus 09, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-09T10:04:54Z


Bandung,newsskri.com


Sebanyak 946 calon taruna perguruan tinggi Kementerian Perhubungan mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Masa Dasar Pembentukan Karakter (Madatukar) Batch 1 Tahun 2026 di Balai Pendidikan dan Pelatihan Pembangunan Karakter Sumber Daya Manusia Transportasi (BP3KSDMT), Bandung. Selama 14 hari, para calon taruna mengikuti pembelajaran dan praktik sebagai bagian dari masa transisi sebelum memasuki kehidupan pendidikan sebagai taruna.

Pada saat membuka kegiatan Madatukar di Bandung, Sabtu (8/8), Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP), Suharto mengatakan Madatukar menjadi tahap awal untuk menanamkan karakter dan kebiasaan positif yang akan menjadi bekal calon taruna selama menjalani pendidikan di perguruan tinggi Kementerian Perhubungan.

"Madatukar ini menjadi langkah awal bagi para calon taruna untuk mengenal dan membangun karakter yang dibutuhkan selama menjalani pendidikan. Ikuti seluruh prosesnya dengan sungguh-sungguh, karena kedisiplinan, kemandirian, kepemimpinan, kemampuan bekerja sama, serta pengendalian diri akan menjadi bekal penting dalam perjalanan kalian menjadi SDM transportasi," ungkapnya.

Ia menambahkan, calon taruna juga perlu membangun semangat untuk terus belajar dan mengembangkan diri. Menurutnya, SDM transportasi ke depan tidak hanya dituntut memiliki kompetensi, tetapi juga mampu beradaptasi, berinovasi, serta memiliki kepedulian terhadap keselamatan dan keberlanjutan transportasi.

"Generasi muda transportasi memiliki peran penting dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045. Karena itu, kalian perlu memiliki kompetensi, karakter, adaptif, dan inovatif dalam menjawab tantangan masa depan. Saya berharap proses Madatukar ini dapat menjadi awal yang baik untuk membangun pribadi yang disiplin, bertanggung jawab, inovatif, dan mampu bekerja sama. Jadikan proses ini sebagai bekal untuk terus berkembang dan memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan transportasi Indonesia," pesannya.

Madatukar Batch 1 diikuti oleh 727 calon taruna/i Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang dan 219 calon taruna/i Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan (PKTJ) Tegal. Dari total peserta tersebut, 794 merupakan laki-laki dan 152 perempuan.

Direktur BP3KSDMT, Eko Sudarmanto, menjelaskan bahwa proses pembentukan karakter dalam Madatukar dilakukan melalui kombinasi pembelajaran dan praktik. Peserta tidak hanya mendapatkan materi, tetapi juga dilatih untuk menerapkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, komunikasi, dan kerja sama dalam berbagai aktivitas selama diklat.

"Peserta diarahkan untuk mengenali potensi diri, membangun kemampuan berinteraksi, memahami peran dalam kelompok, serta mengembangkan sikap yang diperlukan dalam kehidupan pendidikan. Melalui proses tersebut, kami ingin membangun kebiasaan positif yang dapat mereka bawa selama menjalani pendidikan di perguruan tinggi masing-masing," jelasnya.

Pembekalan Madatukar mencakup empat kompetensi soft skill, yaitu manajemen diri (intrapersonal), manajemen hubungan dengan orang lain (interpersonal), manajemen organisasional, dan manajemen spiritual.

Diklat berlangsung selama 14 hari, mulai 5 hingga 18 Agustus 2026, dengan total 168 jam pelajaran, terdiri atas 105 jam pelajaran materi dan 63 jam pelajaran praktik. Tenaga pengajar berasal dari unsur TNI AD, Polisi Wanita, widyaiswara, serta tenaga pendidik yang telah tersertifikasi BNSP.

Pelaksanaan Madatukar mengacu pada Instruksi Menteri Perhubungan Nomor IM 8 Tahun 2024 tentang Reformasi Pola Pengasuhan Peserta Didik di Lingkungan Perguruan Tinggi Kementerian Perhubungan.

Melalui Madatukar, BPSDMP berupaya menyiapkan calon taruna yang tidak hanya siap mengikuti proses pendidikan, tetapi juga memiliki karakter, kedisiplinan, kemampuan beradaptasi, dan semangat untuk terus belajar dan berinovasi. Bekal tersebut diharapkan menjadi fondasi bagi mereka untuk menghadirkan gagasan dan kontribusi nyata dalam menjawab kebutuhan transportasi Indonesia di masa depan, sejalan dengan semangat "Terhubungan Melayani, Bergerak untuk Negeri".( Sofie ).


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update