Manado, Newsskri.com
Makam Pahlawan Nasional Iman Bonjol yang berlokasi di Desa Paneleng, Lotta, Kecamatan Paneleng, Kota Manado, Sulawesi Utara, kini menjadi sorotan menyusul kondisi tempat peristirahatan terakhir tokoh pejuang bangsa ini yang dinilai sangat memprihatinkan dan jauh dari kata layak dibandingkan dengan makam pahlawan nasional lainnya. Pengamatan dilakukan pada Jumat, 27 Agustus 2026.
Sejarah mencatat, Iman Bonjol merupakan salah satu pahlawan nasional yang sempat diasingkan oleh pemerintah kolonial Belanda ke wilayah Manado, hingga akhirnya dimakamkan di Desa Paneleng tersebut. Sebagai sosok pejuang yang telah mengabdikan diri demi kemerdekaan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia, keberadaan makamnya seharusnya mendapatkan perhatian dan perawatan yang layak dari pihak berwenang maupun masyarakat luas.
Namun realita yang terjadi saat ini sangat memiriskan. Ruang dan area pemakaman terlihat sangat minim, fasilitas penunjang yang seharusnya tersedia belum memadai, serta bangunan fisik di sekitar area makam mengalami kerusakan yang cukup parah. Pagar pembatas yang mengelilingi kawasan makam sudah banyak rusak, struktur bangunan semen tampak lapuk dan hancur di beberapa bagian, hingga fasilitas sanitasi seperti tempat buang air kecil dan tempat buang air besar kondisinya tidak layak digunakan sama sekali.
Salah satu pengurus makam yang diwawancarai langsung oleh pimpinan redaksi Newsskri.com di lokasi menyampaikan kekecewaannya sekaligus harapan besar kepada pemerintah.
"Iya pak, janji-janji aja yang kami terima dari pemerintah setempat untuk membenahi makam ini agar lebih layak dan sesuai harapan masyarakat Republik Indonesia. Dia adalah tokoh pejuang nasional, dan juga pengunjung banyak dari luar daerah yang berdatangan untuk berziarah menghormati jasa pahlawan Nasional ini," ungkap pengurus tersebut.
Senada dengan hal itu, Rudal, pengurus makam lainnya, juga menegaskan kerusakan fasilitas yang sudah cukup lama dibiarkan tanpa penanganan serius.
"Kami berharap pemerintah setempat memperhatikan kondisi makam yang semacam begini. Pagar udah pada rusak, semennya pada rusak, tempat buang air kecil dan buang air tidak layak," tegas Rudal.
Para pengurus dan masyarakat sekitar berharap janji-janji yang selama ini disampaikan pemerintah setempat tidak hanya berhenti di kata-kata saja. Mereka mendesak agar segera dilakukan tindakan nyata berupa pemugaran dan pembenahan menyeluruh, sehingga makam Pahlawan Nasional Iman Bonjol menjadi tempat yang layak, nyaman, dan bermartabat, baik bagi para peziarah yang datang dari dalam maupun luar daerah, serta sebagai bentuk penghormatan tulus bangsa terhadap jasa-jasa para pahlawan yang telah gugah demi kemerdekaan Indonesia.
Penulis: ERNY Tangkilisan / Desy.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar