Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Redaksi halaman

gambar pantai

www newsskri.com. Pedoman Media Siber Kemerdekaan berpendapat, kemerdekaan berekspresi, dan kemerdekaan pers adalah hak asasi manusia yang dilindungi Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, dan Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia PBB. Keberadaan media siber di Indonesia juga merupakan bagian dari kemerdekaan berpendapat, kemerdekaan berekspresi, dan kemerdekaan pers. Media siber memiliki karakter khusus sehingga memerlukan pedoman agar pengelolaannya dapat dilaksanakan secara profesional, memenuhi fungsi, hak, dan kewajibannya sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik. Untuk itu Dewan Persbersama organisasi pers, pengelola media siber, dan masyarakat menyusun Pedoman

Iklan

Tag Terpopuler

TIM KERJA SUMIATI MALIKI: KAMI GERAK DARI SEKARANG, TAK PERLU TUNGGU DILANTIK

Sabtu, 23 Mei 2026 | Mei 23, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-05-24T01:04:17Z


 
MANDOLANG,newsskri.com


Di tengah hiruk-pikuk janji-janji politik yang seringkali hanya menjadi kata-kata indah di atas kertas, Dra Hj Hamida Mudjimu, S.Pd. atau akrab disapa Enci Mida, tampil beda. Calon Pemimpin Desa Tateli Dua, Kecamatan Mandolang, Kabupaten Minahasa ini membungkam keraguan masyarakat dengan satu senjata ampuh: KERJA NYATA.
 
Bersama tim kerjanya yang solid, di antaranya Ibu Sumiati Maliki, Enci Mida turun langsung ke tengah masyarakat, menyambangi warga mulai dari wilayah Jaga Satu hingga Jaga Lima. Salah satu bukti nyata yang paling menyentuh hati dan dirasakan manfaatnya oleh semua kalangan adalah terlaksananya program Pemeriksaan Kesehatan Mata dan Pembagian Kacamata Baca secara Gratis.
 
Bagi masyarakat Tateli Dua, langkah ini bukan sekadar sebuah kegiatan biasa. Ini adalah jawaban nyata dari semua poin visi dan misi yang disampaikan Enci Mida selama berdialog dengan warga. Bahwa peduli itu tak perlu menunggu duduk di kursi kepemimpinan, dan membantu itu tak harus menunggu uang kas desa tersedia.
 
Ibu Sumiati Maliki, selaku perwakilan Tim Kerja Kemenangan, dengan tegas menegaskan perbedaan langkah Enci Mida dibandingkan yang lain. Di tengah perjuangan memajukan desa, ia melihat langsung ketulusan hati sosok yang diusungnya ini.
 
"Kami dari tim kerja, saya sendiri Sumiati Maliki bergerak bersama Ibu Enci Mida, turun dari Jaga Satu sampai Jaga Lima. Kami ingin tegaskan kepada seluruh warga Tateli Dua: VISI MISI BELIAU BUKAN SEKADAR JANJI MANIS SAAT KAMPANYE, TAPI SUDAH JADI KENYATAAN SEKARANG. Banyak orang pandai bicara, tapi Enci Mida memilih untuk bekerja. Beliau membuktikan bahwa apa yang diucapkan lisan, tertulis di hati, dan dijalankan dengan tangan sendiri," tegas Ibu Sumiati dengan nada berapi-api saat mendampingi kegiatan.
 
Lebih dalam lagi, Ibu Sumiati mengungkapkan alasan mengapa sektor kesehatan dijadikan prioritas utama. Ia melihat kenyataan pahit di lapangan: masih banyak bapak dan ibu warga desa yang sudah lanjut usia, yang ingin berobat atau memeriksakan mata namun terhalang biaya dan jarak ke kota. Bagi mereka, membeli kacamata adalah hal mewah, padahal itu kebutuhan dasar agar bisa tetap beraktivitas dan membaca.
 
"Enci Mida selalu berpegang teguh pada prinsip: 'Janji harus dibuktikan, rakyat harus disayangi'. Beliau tak tega melihat warga kesusahan. Program gratis ini adalah bentuk kasih sayang dan perhatian nyata. Beliau ingin bapak-ibu, kakek-nenek kita di desa ini tetap bisa melihat dunia dengan jelas, tetap bisa tersenyum ceria, tanpa harus memikirkan biaya. Ini baru pemimpin yang paham rasa, pemimpin yang punya hati nurani," lanjut Ibu Sumiati, menyentuh sisi emosional setiap warga yang hadir.
 
Suasana haru dan bahagia pun terasa kental. Banyak warga yang mengaku terharu, karena baru kali ini ada calon pemimpin yang datang bukan hanya meminta dukungan, tapi justru datang membawa solusi dan pelayanan. Di spanduk kegiatan tertulis pesan mendalam: "Pentingnya Kesehatan bagi Desa – Masyarakat Sehat, Desa Kuat". Pesan ini bukan sekadar tulisan, melainkan jiwa dari kepemimpinan Enci Mida yang mengusung moto: "Sehat Desaku, Sejahtera Masyarakat, Maju Bersama".
 
Langkah ini menjadi pukulan telak bagi mereka yang hanya pandai berjanji. Enci Mida dan timnya, bersama Ibu Sumiati Maliki, telah membuktikan bahwa membangun desa Tateli Dua menjadi desa yang Ceria, Indah, Aman, dan Sejahtera tidak harus dimulai nanti, tapi dimulai detik ini juga.
 
Bagi Enci Mida, warga Tateli Dua bukan sekadar pemilih, melainkan keluarga besar yang wajib dijaga kesehatannya dan kesejahteraannya. Dan lewat pemeriksaan mata gratis ini, satu hal yang pasti semakin terlihat jelas di mata masyarakat: Enci Mida adalah sosok pemimpin yang jujur, bertindak, dan setia pada janji.( Syah /Sal/Hel ).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update