Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Redaksi halaman

gambar pantai

www newsskri.com. Pedoman Media Siber Kemerdekaan berpendapat, kemerdekaan berekspresi, dan kemerdekaan pers adalah hak asasi manusia yang dilindungi Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, dan Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia PBB. Keberadaan media siber di Indonesia juga merupakan bagian dari kemerdekaan berpendapat, kemerdekaan berekspresi, dan kemerdekaan pers. Media siber memiliki karakter khusus sehingga memerlukan pedoman agar pengelolaannya dapat dilaksanakan secara profesional, memenuhi fungsi, hak, dan kewajibannya sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik. Untuk itu Dewan Persbersama organisasi pers, pengelola media siber, dan masyarakat menyusun Pedoman

Iklan

Tag Terpopuler

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya himbauan Takbiran Di masjid dan Mushola

Jumat, 20 Maret 2026 | Maret 20, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-20T13:41:52Z

Jakarta,newsskri.com

Menjelang malam kemenangan, suasana Ibu Kota diproyeksikan hadir dengan wajah berbeda,Polda Metro Jaya melalui Direktorat Lalu Lintas resmi mengimbau masyarakat untuk tidak menggelar konvoi kendaraan saat malam takbiran Idulfitri 1447 Hijriah,Langkah ini menjadi bagian dari strategi menciptakan perayaan yang lebih tertib, aman, dan bermakna.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Komarudin, menegaskan bahwa semangat takbiran seharusnya tidak diukur dari hiruk-pikuk jalanan, melainkan dari kekhusyukan ibadah di lingkungan masing-masing.

“Momentum takbiran bisa difokuskan di masjid atau mushola, Kami mengajak masyarakat merayakan dengan cara yang lebih aman tanpa konvoi,” ujarnya di Jakarta, Jumat (20/3/2026).

Menurutnya, konvoi kendaraan bukan hanya berpotensi memicu kemacetan parah, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan serta gangguan keamanan, Oleh karena itu pendekatan yang diambil tidak semata represif, melainkan preventif dan persuasif.

Dalam pengamanan malam takbiran, aparat gabungan dari Polri, TNI, hingga instansi terkait akan disiagakan di sejumlah titik vital, Kawasan protokol seperti Jalan Jenderal Sudirman hingga MH Thamrin menjadi fokus utama, dengan penempatan ratusan personel untuk mengantisipasi lonjakan aktivitas warga.

Perhatian khusus juga diberikan pada gelaran bertajuk “Jakarta Bedug Kolosal Malam Idul Fitri 1447 Hijriah”, yang diprediksi menyedot antusiasme besar masyarakat, Selain itu Pawai Obor Malam Takbiran akan memeriahkan suasana dengan rute dari kawasan Monas menuju Bundaran HI.

Sebagai bagian dari rekayasa situasi, kebijakan Car Free Night diberlakukan di sepanjang Sudirman–Thamrin mulai pukul 20.00 hingga 22.00 WIB, Kebijakan ini memberikan ruang bagi masyarakat untuk merayakan takbiran secara terpusat tanpa gangguan kendaraan bermotor, sekaligus menciptakan atmosfer yang lebih humanis di jantung kota.

Di tengah kebijakan tersebut, respons masyarakat terbelah, Sebagian besar menyambut positif karena dinilai mampu mengurangi potensi kemacetan dan insiden tahunan.

Namun, ada pula yang berharap tradisi takbiran keliling tetap dapat difasilitasi dengan pengaturan yang lebih tertib dan terorganisir.

Dengan kombinasi pengamanan ketat, rekayasa lalu lintas, serta pendekatan humanis, aparat berharap malam takbiran tahun ini menjadi simbol harmoni—bukan hanya bebas dari kemacetan, tetapi juga sarat makna spiritual.

Idulfitri pun diharapkan hadir bukan sekadar perayaan, melainkan refleksi bersama—bahwa kemenangan sejati tidak selalu dirayakan dengan kebisingan, melainkan dengan ketenangan yang menyatukan.( Shofie ).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update