Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Redaksi halaman

gambar pantai

www newsskri.com. Pedoman Media Siber Kemerdekaan berpendapat, kemerdekaan berekspresi, dan kemerdekaan pers adalah hak asasi manusia yang dilindungi Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, dan Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia PBB. Keberadaan media siber di Indonesia juga merupakan bagian dari kemerdekaan berpendapat, kemerdekaan berekspresi, dan kemerdekaan pers. Media siber memiliki karakter khusus sehingga memerlukan pedoman agar pengelolaannya dapat dilaksanakan secara profesional, memenuhi fungsi, hak, dan kewajibannya sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik. Untuk itu Dewan Persbersama organisasi pers, pengelola media siber, dan masyarakat menyusun Pedoman

Iklan

Tag Terpopuler

Perkuat Keamanan Siber Sektor Maritim, Kemenhub Bersama Kedutaan Besar Inggris Luncurkan Indonesia Maritime

Rabu, 23 September 2026 | September 23, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-24T01:10:13Z



JAKARTA,newsskri.com



Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran (KPLP) menegaskan komitmennya dalam memperkuat ketahanan siber di sektor transportasi laut nasional. Langkah strategis tersebut diwujudkan melalui peluncuran Indonesia Maritime Transportation Cybersecurity Playbook serta pelaksanaan Table-top Exercise yang diselenggarakan atas kerja sama dengan Kedutaan Besar Inggris di Jakarta, bertempat di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, Selasa (22/9).

Kegiatan peluncuran ini dihadiri langsung oleh Wakil Kepala Misi Kedutaan Besar Inggris untuk Indonesia, Fiona Ritchie, tim ISF Indo Pacific Cyber Programme, pakar siber dari University of Plymouth, serta perwakilan dari Kemenkopolkam dan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

Dalam kesempatan tersebut, Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Jenderal Perhubungan Laut Lollan Panjaitan, yang dalam hal ini diwakili oleh Direktur Kenavigasian Hernadi Tri Cahyanto, menyampaikan bahwa transformasi digital di sektor transportasi laut telah memberikan efisiensi yang luar biasa, namun di saat yang sama membawa tantangan dan risiko serangan siber.

"Transformasi digital telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari operasional transportasi laut, mulai dari sistem navigasi, manajemen pelabuhan, logistik, hingga pertukaran data. Namun, ketergantungan yang tinggi pada teknologi digital ini juga meningkatkan risiko dan ancaman keamanan siber," ujarnya.

Hernadi menekankan bahwa serangan siber di sektor maritim tidak lagi sekadar gangguan sistem informasi, melainkan berpotensi mengganggu kelancaran rantai logistik, keselamatan pelayaran, hingga perekonomian nasional. Oleh karena itu, keamanan siber kini dipandang sebagai elemen vital dari keselamatan dan ketahanan transportasi laut nasional.

"Penyusunan dan peluncuran Indonesia Maritime Transportation Cybersecurity Playbook merupakan langkah strategis yang menjadi acuan bersama bagi seluruh pemangku kepentingan untuk meningkatkan kesiapan, merespons, serta melindungi data dan informasi dari berbagai ancaman siber," jelasnya.

Lebih lanjut, Hernadi menambahkan bahwa keberadaan Playbook ini harus diimbangi dengan pemahaman dan simulasi yang memadai. Pelaksanaan Table-top Exercise yang digelar sebagai rangkaian acara ini menjadi sarana penting untuk menguji kesiapan dan prosedur penanganan insiden siber secara nyata.

" Table-top Exercise ini bukan sekadar simulasi, tetapi kesempatan untuk menguji prosedur, mekanisme komunikasi, dan pengambilan keputusan ketika menghadapi insiden siber. Melalui latihan ini, kita dapat mengidentifikasi potensi kesenjangan serta memperjelas peran dan tanggung jawab masing-masing pihak agar koordinasi lintas sektor semakin solid," tegas Hernadi.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih dari Menteri Perhubungan kepada Pemerintah Inggris, Kedutaan Besar Inggris di Jakarta, dan University of Plymouth atas kemitraan dan kontribusi dalam mendukung ketahanan siber maritim di Indonesia.

"Atas nama Menteri Perhubungan Republik Indonesia, kami menyampaikan apresiasi tertinggi kepada Pemerintah Inggris, khususnya Ibu Fiona Ritchie dan tim dari Kedutaan Besar Inggris, serta para instruktur dari University of Plymouth. Kami berharap kegiatan ini menjadi milestone strategis dalam memperkuat ketahanan siber sektor transportasi laut Indonesia, sekaligus mempererat hubungan kedua negara dalam bingkai kerja sama konstruktif di International Maritime Organization (IMO)," tutup Hernadi.

Melalui sinergi antara regulator, operator pelabuhan, perusahaan pelayaran, penyedia teknologi, dan akademisi, Ditjen Hubla optimistis percepatan transformasi digital di sektor transportasi laut dapat terus berjalan aman, andal, dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat serta perekonomian nasional.( Sofie ).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update