Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Redaksi halaman

gambar pantai

www newsskri.com. Pedoman Media Siber Kemerdekaan berpendapat, kemerdekaan berekspresi, dan kemerdekaan pers adalah hak asasi manusia yang dilindungi Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, dan Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia PBB. Keberadaan media siber di Indonesia juga merupakan bagian dari kemerdekaan berpendapat, kemerdekaan berekspresi, dan kemerdekaan pers. Media siber memiliki karakter khusus sehingga memerlukan pedoman agar pengelolaannya dapat dilaksanakan secara profesional, memenuhi fungsi, hak, dan kewajibannya sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik. Untuk itu Dewan Persbersama organisasi pers, pengelola media siber, dan masyarakat menyusun Pedoman

Iklan

Tag Terpopuler

Kemasyarakatan (Ormas) Bhaladika Karya SOKSI Depidar DKI Jakarta mengunjungi kediaman Ahmad Bahar Depok

Minggu, 31 Mei 2026 | Mei 31, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-05-31T09:30:40Z


DEPOK,newsskri.com


Pengurus Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Bhaladika Karya SOKSI Depidar DKI Jakarta mengunjungi kediaman Ahmad Bahar di Kota Depok, Minggu (31/5). Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk silaturahmi sekaligus memberikan dukungan moril kepada Ahmad Bahar terkait persoalan yang belakangan menjadi perhatian publik.

Rombongan dipimpin langsung oleh Ketua Ormas Bhaladika Karya SOKSI Depidar DKI Jakarta, Sapto Wibowo, S.H. Dalam kesempatan tersebut, Sapto menyampaikan bahwa kehadirannya bersama para pengurus dan anggota bertujuan untuk memberikan dukungan dan melihat secara langsung kondisi Ahmad Bahar.

“Kami bersama pengurus dan anggota Bhaladika Karya SOKSI Depidar DKI Jakarta mengunjungi Pak Ahmad Bahar selain untuk bersilaturahmi, juga memberikan support serta dukungan total kepada Pak Bahar dan melihat kondisinya secara langsung,” ujar Sapto Wibowo saat ditemui di kawasan Cafe Bukit Cengkeh, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok, Minggu (31/5/2026)

Menurut Sapto, kedatangan rombongan diterima langsung oleh Ahmad Bahar. Selain menjalin silaturahmi, pihaknya ingin memberikan semangat dan dukungan moril kepada Ahmad Bahar.

Senada dengan apa yang di sampaikan ketua Sapto Wibowo, Budai Panglima Bhaladika Karya SOKSI Depidar DKI Jakarta menyampaikan kedatangannya untuk silaturahmi dan memberikan dukungan kepada pak Bahar.

“Selain silaturahmi, kedatangan kami diterima langsung oleh Pak Bahar. Kami ingin memberikan support dan semangat kepada beliau,” katanya.

Sementara itu, Ahmad Bahar mengaku terharu atas dukungan yang diberikan oleh para pengurus dan anggota Bhaladika Karya SOKSI Depidar DKI Jakarta.

“Terima kasih. Ini luar biasa. Kawan-kawan datang tanpa diundang dan tanpa diminta bantuan. Dengan keikhlasan datang untuk bersilaturahmi. Saya kira ini memang sebagai sesama anak bangsa dan sesama rakyat kecil harusnya seperti ini di mana pun dan kapan pun,” ujar Ahmad Bahar.

Ia menilai dukungan tersebut membuat dirinya merasa memiliki keluarga besar dan banyak saudara yang siap memberikan semangat dalam menghadapi berbagai persoalan.

“Kami tidak pernah mencari musuh. Saya orang kecil, tetapi dalam perjalanan hidup saya juga pernah menjadi korban berbagai persoalan. Karena itu saya sangat menghargai kehadiran teman-teman yang datang memberikan dukungan,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ahmad Bahar juga menyinggung buku yang ditulisnya berjudul Rapot Merah Sang Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Menurutnya, buku tersebut merupakan bentuk kritik terhadap kondisi reformasi di tubuh Polri.

Meski demikian, Ahmad Bahar tetap menyampaikan apresiasi kepada jajaran Kepolisian, khususnya Kapolres Metro Depok, Kapolda Metro Jaya, dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang dinilai telah memberikan perhatian terhadap peristiwa yang dialaminya.

“Saya tetap berterima kasih kepada Kapolres Depok, Kapolda Metro Jaya, juga kepada Pak Listyo Sigit yang telah mendengar adanya peristiwa ini. Walaupun saya pernah memberikan rapot merah melalui buku saya, tetapi tetap ada perhatian dari pihak kepolisian,” katanya.

Ia berharap proses hukum yang sedang berjalan dapat berlangsung secara profesional dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Menutup pernyataannya, Sapto Wibowo mengajak seluruh pihak untuk mengedepankan penyelesaian secara kekeluargaan dan musyawarah.

“Pesan saya, selama masih bisa dibicarakan secara kekeluargaan, itu yang terbaik. Negara kita adalah negara yang menjunjung musyawarah mufakat dan negara hukum. Semua pihak harus menjunjung tinggi prinsip persamaan di hadapan hukum. Negara kita bukan negara koboi, sehingga segala persoalan harus diselesaikan melalui jalur hukum dan cara-cara yang baik,” tegas Sapto Wibowo.( Shofie ).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update