Tangerang-SKRI,newsskri.com
Proyek hotmix, dikerjakan ketika permukaan jalan masih penuh air dan hujan masih menyisakan rintik, Hal itu didapat berdasarkan kamera awak media yang mengkap kegiatan yang sedang berlangsung minggu ( 02/03/2026)
"Ketika turun hujan deras proyek tersebut sempat berhenti, kemudian dilanjutkan lagi walaupun masih gerimis dan badan jalan sudah basah," jelas Suparta salah satau LSM (HARIMAU) Harapan Rakyat Indonesia Maju dilokasi proyek minggu siang sekitar pukul 13.30.wib Kamera awak media menangkap lapisan dasar hot mix sangat tipis, sedangkan di sisi kanan-kiri jalan terlihat material hot mix sudah renggang dan banyak juga yang pada retak karena kurang rekat akibat badan jalan yang basah.
Padahal menurut Suparta Berdasarkan ketentuan, pengaspalan hot mix tidak boleh dilaksanakan ketika hari sedang diguyur gerimis atau turun hujan, hal tersebut dimaksud agar pengerjaan jalan hot mix dapat berlangsung secara maksimal dan menghasilkan kwalitas mutu yang baik.
Atas dasar itu, Sekelompak awak media mempertanyakan kinerja dari pengawas kecamatan yang ada dilokasi proyek yang terkesan lalai serta melakukan pembiaran, karena" pekerjaan yang sedang berjalan, dikerjakan secara asal-asalan dan tidak mengikuti aturan, maka jelas akan merugikan ke uangan negara.
Adapun beberapa akibat yang sering ditimbulkan ketika pengerjaan jalan hot mix nekat dilakukan saat turun hujan, hamparan hot mix saat hujan dapat membuat hasil pengaspalan tidak maksimal, sehingga jalan bisa cepat rusak.
Air hujan dapat membahayakan stabilitas lapisan tanah bawah. Tanah basah akan menjadi lunak, kualitas aspal secara keseluruhan dapat menurun karna hotmix mengandung minyak, apabila bersentuhan dengan air " maka reaksi negatif yang akan terjadi, tidak akan ada daya rekat pada hotmix ucap Suparta.
Perkerasan tidak rapat, dan hot mix semakin mudah rusak, hot mix akan mudah terkelupas dan pecah dalam kurun waktu yang tidak lama, kita liat saja nanti bisa bertahan selama 3 bulan itu sudah sangat luar biasa tutur" Suparta si depan rekan sejawat.
Maka dari itu terkait temuan ini Lembaga kita sendiri yang akanembawa ini ke Inspektorat dan BPK guna di audit secara mendalam, Suparta juga meminta agar Camat Curug jangan cuma berpangku tangan, ini saatnya untuk camat turun kelapangan, liat pekerjaan dari pihak Rekanan, apabila ada pelanggaran dan terbukti ada penyimpangan anggaran maka jangan sungkan sungkan, kasih teguran blokir itu CV. CIKAL LAUTAN RIZKY dari rekanan tutup Suparta.
Red) Rudi time



Tidak ada komentar:
Posting Komentar