BOLMUT, newsskri.com.
Kabar terkait penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menjaring Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) Sirajudin Lasena mencuat sejak Senin (21/9/2026) siang dan langsung mendapat perhatian luas di tengah masyarakat Sulawesi Utara maupun nasional .
Ketua KPK Setyo Budiyanto membenarkan lembaganya sedang melakukan kegiatan penindakan di lapangan. "Benar, sedang ada kegiatan di lapangan," ujarnya singkat saat dikonfirmasi .
Hingga berita ini ditulis, status hukum Sirajudin Lasena — termasuk apakah telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan — belum diumumkan secara resmi. KPK masih menjalankan tahap pemeriksaan awal terhadap seluruh pihak yang diamankan sebelum menetapkan status hukum serta konstruksi perkara masing-masing .
Kegiatan penyidikan tidak hanya berlangsung di lokasi pengamanan Bupati di Jakarta. Tim KPK juga turun ke lingkungan Pemerintah Kabupaten Bolmut dan menyegel sedikitnya empat ruang kerja kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dengan pemasangan tanda bertuliskan "Dalam Pengawasan KPK" .
Diketahui, Sirajudin Lasena termasuk di antara 14 orang yang diamankan dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) ke-21 sepanjang tahun 2026 ini. Pengamanan tersebar di tiga lokasi: lima orang di Jakarta, delapan orang di wilayah Sulawesi Utara, dan satu orang di Gorontalo. Kasus ini diduga berkaitan dengan dugaan korupsi pada proyek infrastruktur jalan di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bolmut, dengan penyitaan uang tunai ratusan juta rupiah sebagai barang bukti .
Masyarakat kini menunggu pengumuman resmi KPK terkait penetapan tersangka dan langkah hukum selanjutnya.
( Ikmal ).


Tidak ada komentar:
Posting Komentar