Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Redaksi halaman

gambar pantai

www newsskri.com. Pedoman Media Siber Kemerdekaan berpendapat, kemerdekaan berekspresi, dan kemerdekaan pers adalah hak asasi manusia yang dilindungi Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, dan Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia PBB. Keberadaan media siber di Indonesia juga merupakan bagian dari kemerdekaan berpendapat, kemerdekaan berekspresi, dan kemerdekaan pers. Media siber memiliki karakter khusus sehingga memerlukan pedoman agar pengelolaannya dapat dilaksanakan secara profesional, memenuhi fungsi, hak, dan kewajibannya sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik. Untuk itu Dewan Persbersama organisasi pers, pengelola media siber, dan masyarakat menyusun Pedoman

Iklan

Tag Terpopuler

Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sulut Gelar Pencucian Pataka Maesa’an Waya

Senin, 29 Juni 2026 | Juni 29, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-29T12:55:05Z


MANADO,newsskri.com


Polda Sulawesi Utara menggelar Upacara Pemuliaan Nilai-Nilai Luhur Tribrata yang dirangkaikan dengan tradisi pencucian Pataka Polda Sulut “Maesa’an Waya” di aula Polda Sulut, Senin (29/6/2026).

Kegiatan yang dipimpin langsung Kapolda Sulut Irjen Pol Roycke Harry Langie tersebut dihadiri Wakapolda Sulut Brigjen Pol Awi Setiyono, para Pejabat Utama Polda Sulut, para Kabag dan Kasubdit, perwakilan perwira pertama, bintara, serta ASN di lingkungan Polda Sulut.

Prosesi berlangsung khidmat diawali dengan masuknya Pataka Maesa’an Waya yang dibawa oleh personel Brimob. Setelah selubung dibuka oleh Kayanma, Kapolda kemudian melakukan pembersihan pataka melalui prosesi penyikatan, percikan air, dan pemberian wewangian sebagai bagian dari tradisi pemuliaan simbol kesatuan tersebut.

Kapolda Sulut menjelaskan bahwa tradisi pencucian Pataka bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan memiliki makna mendalam bagi seluruh anggota Polri, khususnya di lingkungan Polda Sulawesi Utara.

Menurutnya, filosofi yang terkandung dalam Pataka Maesa’an Waya mengajarkan pentingnya persatuan dan kebersamaan dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Nilai tersebut menjadi modal utama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, sekaligus mendukung berbagai program pembangunan pemerintah.

"Pataka juga menjadi simbol pengabdian Polri dalam mengemban tugas negara, yakni melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat serta menjaga stabilitas kamtibmas," ujarnya.

Kapolda menegaskan bahwa prosesi pencucian Pataka merupakan momentum evaluasi diri bagi seluruh personel untuk merefleksikan pelaksanaan tugas yang telah dijalankan.

Melalui simbol pembersihan dan penyegaran tersebut, diharapkan seluruh anggota semakin termotivasi untuk meningkatkan profesionalisme, integritas, dan semangat pengabdian kepada masyarakat.

Tradisi yang rutin dilaksanakan menjelang peringatan Hari Bhayangkara ini sekaligus menjadi pengingat bagi seluruh personel agar terus menjaga nilai-nilai luhur Tribrata dan Catur Prasetya sebagai pedoman dalam setiap pelaksanaan tugas kepolisian.( Syah Masloman ).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update