Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Redaksi halaman

gambar pantai

www newsskri.com. Pedoman Media Siber Kemerdekaan berpendapat, kemerdekaan berekspresi, dan kemerdekaan pers adalah hak asasi manusia yang dilindungi Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, dan Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia PBB. Keberadaan media siber di Indonesia juga merupakan bagian dari kemerdekaan berpendapat, kemerdekaan berekspresi, dan kemerdekaan pers. Media siber memiliki karakter khusus sehingga memerlukan pedoman agar pengelolaannya dapat dilaksanakan secara profesional, memenuhi fungsi, hak, dan kewajibannya sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik. Untuk itu Dewan Persbersama organisasi pers, pengelola media siber, dan masyarakat menyusun Pedoman

Iklan

Tag Terpopuler

Peluncuran Buku " Unlock Pontensi Dirimu " Beserta Halalbihalal Yayasan Jati Diri Indonesia

Sabtu, 18 April 2026 | April 18, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-04-18T14:32:39Z

Jakarta,newsskri.com

Di tengah dinamika perubahan zaman, disrupsi teknologi, serta tantangan sosial yang semakin beragam dan kompleks, Indonesia menghadapi kebutuhan mendesak untuk memperkuat fondasi karakter bangsa. Menurunnya keteladanan dan nilai-nilai luhur dalam ruang publik menjadi pengingat bahwa pembangunan nasional tidak dapat hanya mengandalkan kemajuan ekonomi dan pembangunan infrastruktur, tetapi harus ditopang oleh kekuatan karakter dan jati diri bangsa yang kokoh.Sabtu 18/4/2026.

Menjawab tantangan tersebut, Yayasan Jatidiri Bangsa Indonesia menyelenggarakan rangkaian kegiatan yang meliputi peluncuran buku berjudul Unlock Potensi Dirimu sekaligus penyelenggaraan Halal Bihalal. Kegiatan ini menjadi momentum reflektif dan strategis untuk meneguhkan kembali pentingnya pembangunan karakter yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar kehidupan berbangsa dan bernegara.

Tentang Buku Unlock Potensi Dirimu

Buku karya Vita Soemarno ini diterbitkan oleh Litera Mediatama pada Maret 2026, memiliki tebal 200 halaman, dan terbagi dalam lima bagian utama yang menyajikan gagasan mendalam. Materi buku dimulai dari topik pengenalan diri, pemahaman tentang makna karakter dan proses pembentukannya, kemudian membahas cara menetapkan tujuan hidup, dan ditutup dengan refleksi tentang bagaimana menjalani hidup yang bermakna.

Buku ini hadir tidak hanya sebagai bacaan inspiratif, tetapi juga panduan praktis yang membantu setiap individu mengenali jati diri, mengembangkan potensi yang dimiliki, serta membangun karakter yang kuat dan berintegritas. Isinya tidak hanya berisi pemikiran konseptual, tetapi juga pendekatan nyata untuk menumbuhkan kesadaran diri, rasa tanggung jawab, dan mendorong kontribusi positif bagi lingkungan sekitar. Karya ini merupakan buku kedelapan yang diterbitkan atas inisiatif Yayasan Jatidiri Bangsa Indonesia.

Visi dan Misi Yayasan Jatidiri Bangsa Indonesia

Yayasan Jatidiri Bangsa Indonesia memiliki visi utama yaitu membantu masyarakat mengenali jati diri dan membangun karakter anak bangsa, guna memantapkan serta mengembangkan identitas nasional yang berlandaskan Pancasila. Melalui misi menumbuhkan kesadaran, mencontohkan keteladanan, serta melakukan pemberdayaan masyarakat, yayasan berkomitmen untuk mendorong lahirnya generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang dari segi moral dan sosial.

Ketua Umum Yayasan Jatidiri Bangsa Indonesia, Laksda TNI (Purn) Budi Kalimantoro, menegaskan bahwa Indonesia tidak kekurangan individu yang cerdas, namun sangat membutuhkan lebih banyak pribadi yang memiliki karakter kuat. “Pembangunan karakter adalah fondasi utama keberlangsungan dan kemajuan bangsa. Tanpa karakter yang baik, kemajuan yang tercapai hanya akan bersifat semu dan rapuh,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa nilai-nilai seperti integritas, semangat gotong royong, tanggung jawab, dan kepedulian sosial harus kembali dihidupkan dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Tanpa landasan karakter, kemajuan justru dapat memunculkan krisis baru. Oleh karena itu, buku Unlock Potensi Dirimu bukan sekadar karya tulis, melainkan ajakan untuk membangkitkan kesadaran bersama bahwa masa depan Indonesia sangat ditentukan oleh kualitas manusianya—orang-orang yang memiliki karakter kuat dan mampu tetap berada di jalur yang benar di tengah segala perubahan zaman.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan tumbuh kesadaran kolektif bahwa pembangunan karakter bukan hanya tugas lembaga pendidikan, melainkan gerakan bersama yang melibatkan keluarga, masyarakat, dan seluruh elemen bangsa,” pungkas Budi.

Komitmen Melalui Program Berkelanjutan

Yayasan Jatidiri Bangsa Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam melahirkan generasi penerus yang memiliki ketahanan pribadi, ketahanan keluarga, hingga ketahanan nasional. Generasi yang tidak hanya mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, tetapi juga konsisten menjaga dan menerapkan nilai-nilai luhur bangsa dalam kehidupan nyata.

Sebagai wujud nyata komitmen tersebut, sejak tahun 2025 yayasan telah meluncurkan program berkelanjutan bernama “Gerakan Indonesia Berkarakter”. Program ini dirancang sebagai gerakan kolektif yang melibatkan berbagai pihak, bertujuan untuk mendorong penghayatan nilai-nilai luhur, memperkuat keteladanan, serta melakukan pemberdayaan masyarakat dalam membangun karakter bangsa secara terstruktur dan berkelanjutan. Melalui pendekatan edukasi, kolaborasi antar komunitas, serta penguatan lingkungan sosial, gerakan ini diharapkan menjadi pendorong perubahan nyata yang menghidupkan kembali nilai-nilai luhur dalam aktivitas sehari-hari. Peluncuran buku Unlock Potensi Dirimu merupakan salah satu bagian penting dari rangkaian program ini.

Penulis buku sekaligus pengurus yayasan, Ir. Vita D.D Soemarno, MM, menyampaikan bahwa peluncuran karya ini bukan sekadar kegiatan penerbitan, melainkan momentum gerakan moral untuk membangkitkan kembali kekuatan karakter bangsa. “Indonesia tidak hanya membutuhkan kecerdasan, tetapi juga integritas sebagai kunci utama meraih masa depan yang bermartabat,” ujarnya.

Ia berharap tercipta ruang dialog dan peran strategis antara media, masyarakat, serta pemangku kepentingan untuk menjadikan pembangunan karakter sebagai agenda prioritas nasional. “Dengan sinergi dan komitmen bersama, Indonesia dapat melangkah maju menuju masa depan yang tidak hanya makmur secara materi, tetapi juga bermartabat dari segi nilai dan karakter,” tambahnya.

Nilai Spiritual dalam Halal Bihalal

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, juga disampaikan tausiyah oleh Prof. Dr. Husein dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Ia menjelaskan bahwa tradisi Halal Bihalal merupakan budaya yang sarat dengan nilai-nilai spiritual. Menurutnya, makna mendalam dari tradisi ini terangkum dalam falsafah: Kupat sebagai simbol rasa syukur, Luberan yang bermakna melimpah dengan berbagi, Leburan yang berarti menghapus segala kesalahan, serta Laburan yang melambangkan penyucian diri menjadi suci kembali. Nilai-nilai ini diharapkan dapat memperkuat ikatan persaudaraan dan kebersamaan antar sesama anak bangsa.( Shofie / Herani ).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update